Status Juara Bertahan Jerman Buat Lawan Lebih Ngotot

Status Juara Bertahan Jerman Buat Lawan Lebih Ngotot

Jakarta – Jerman mengawali Piala Dunia 2018 dengan kekalahan dari Meksiko. Ada kutukan juara bertahan yang menghantui Die Mannschaft sekarang ini.

Jerman kalah 0-1 waktu hadapi Meksiko di matchday 1 Piala Dunia 2018. Dengan kemenangan yang dipetik Swedia atas Korea Selatan, jadi Jerman juga memulai turnamen dengan kondisi jelek.

Jerman harus menang di pertandingan ke-2 melawan Swedia, Fisht Olympic Fase, Minggu (24/6/2018) dinihari WIB kelak, untuk melindungi kans lolos. Kekalahan yang dibarengi kemenangan Meksiko atas Korea Selatan bakal bermakna pulang cepat untuk Jerman.

Bila ini berlangsung, jadi kutukan juara bertahan dalam tiga dari empat edisi Piala Dunia paling akhir berlanjut. Prancis (2002), Italia (2010), serta Spanyol (2014) semuanya tersingkir di fase group jadi juara bertahan.

Pelatih Jerman Joachim Loew memandangnya jadi tantangan untuk timnya. Jadi juara bertahan, Jerman malah bikin tim-tim lawan lebih terpacu.

” Sudah pasti jadi juara bertahan serta pemenang Piala Konfederasi, kondisi yang kami hadapi saat ini tidak sama. Kami berada di tempat dimana kebanyakan orang sangatlah terpacu serta berkemauan untuk menaklukkan kami, jadi sangatlah susah untuk kami untuk melindungi motivasi serta rasa lapar, ” kata Loew ditulis Telegraph.

” Tersebut penyebabnya telah nyaris 100 th. tidak banyak yang dapat menjaga titel Piala Dunia. Italia di 2010 serta Spanyol di 2014 tidak dapat menguasai serta mengulang-ulang berhasil juara. Terang tidak gampang mencapainya, ” paparnya.

Baca Juga : Perkiraan Brasil vs Kosta Rika : Mewaspadai Surprise di St. Petersburg

Untuk sekarang ini, Jerman seutuhnya konsentrasi ke tujuan tiga point atas Swedia. Tiga point di pertandingan itu bukanlah sebatas utama untuk kelolosan, namun sebagai batu pijakan dalam misi kembali juara.

” Kami mesti tunjukkan reaksi pada kekalahan dari Meksiko. Kami mesti tunjukkan kapabilitas. Bila kami menang, kami kembali pada persaingan perebutan serta kita bakal saksikan bagaimanakah turnamen jalan kemudian. Namun membicarakannya saat ini tidak logis. Kami tidak bisa melihat melalui pertandingan itu, ” tandas Loew.