Bupati Irsyad Tujuan 78% Nada untuk Jokowi, Ini Kata Gerindra Jatim

Bupati Irsyad Tujuan 78% Nada untuk Jokowi, Ini Kata Gerindra Jatim

Pasuruan – Bupati Irsyad Yusuf berkemauan mendulang nada 78 % untuk pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin di Kabupaten Pasuruan. Gerindra menyatakan hal tersebut tidak akan gampang. Karena, partai simpatisan Prabowo-Sandi akan berusaha keras menggalang nada.

“Belumlah satu hari dilantik, Bupati Irsyad membuat statement jika dia akan mengubah 78 % suaranya dalam Pemilihan kepala daerah Juni 2018 lantas jadi nada Jokowi-Makruf dalam Pemilihan presiden April 2019 mendatang. Menurut saya statement itu begitu tidak logis sebab pada angka 78% itu ada nada kader serta partisipan partai-partai pengusung Prabowo-Sandi,” kata Sekretaris DPD Gerindra Jawa timur, Anwar Sadad, pada detikcom, Selasa (25/9/2018).

Sadad menyatakan kemenangan 78 % pasangan Irsyad Yusuf-Mujib Imron pada pemilihan kepala daerah lantas, sebab menantang kotak kosong atau bumbung kosong. “Bermakna dia memandang Prabowo-Sandi menjadi bumbung kosong,” pungkasnya.

Anggota DPRD Jawa timur ini menyatakan untuk memenangi Jokowi-Ma’ruf Amin 78 % di pemilihan presiden tidak gampang. Sadad menyampaikan, Irsyad menjadi Kordinator Lokasi (Korwil) Kabupaten Pasuruan Team Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf mesti usaha keras untuk memenangi pasangan nomer urut 1 itu.

“Dia mesti berusaha keras, lebih keras dari upayanya memenangi dianya bersama dengan pasangannya dalam pemilihan kepala daerah lantas,” terangnya.

Karenanya, menjadi masyarakat Pasuruan, Sadad begitu cemas hal tersebut akan memengaruhi konsentrasi kerjanya untuk melayani penduduk. Ditambah lagi ada banyak permasalahan di Pasuruan yang harus diakukan dengan baik. Contohnya, penurunan kemiskinan yang begitu lamban.

Baca Juga : KPK Meminta BPK atau BPKP Audit Divestasi Newmont

“Namun saya positive thinking saja. Saya cuma merekomendasikan agar dia waspada dalam menjalankan pekerjaan menjadi kepala daerah serta pekerjaan menjadi Team Kampanye Jokowi-Ma’ruf. Janganlah dia berhadap-hadapan dengan diametral dengan rakyatnya sendiri, agar perjalanan pemerintah daerah saat 5 tahun ke depan berjalan baik,” tandas Sadad.

Dalam Pemilihan kepala daerah Juni 2018 lantas, Irsyad menjadi petahana diusung semua partai parlemen termasuk juga partai yang pada Pemilihan presiden 2019 kelak mengangkat Prabowo-Sandi. Dalam pemilihan kepala daerah lantas, Irsyad Yusuf menantang kotak kosong serta mencapai 78 % nada.