Konstituen Partai Pro-Jokowi Ini Nilai Keadaan Ekonomi Jelek 

Konstituen Partai Pro-Jokowi Ini Nilai Keadaan Ekonomi Jelek

Jakarta – LSI Denny JA lakukan survey persepsi ekonomi memastikan pemenang Pemilihan presiden 2019. Di fragmen penilaian konstituen parpol simpatisan calon presiden masalah keadaan ekonomi, akhirnya variasi.

Periset LSI Denny JA, Ardian Sopa, menyebutkan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul di konstituen parpol pendukungnya ditambah Partai Amanat Nasional. Konstituen parpol itu memandang keadaan ekonomi sekarang ini tengah serta baik.

“Kelebihan Jokowi-Ma’ruf Amin di pemilih yang memandang ekonomi baik, rata-rata diatas 50 % di konstituen dari partai politik pengusungnya. Bahkan juga di konstituen PDIP, NasDem, serta PKB, suport ke Jokowi-Ma’ruf Amin diatas 70 %,” kata Ardian waktu menuturkan hasil survey di kantornya, Jalan Raya Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (27/11/2018).

Tetapi disebutkan Ardian, konstituen Gerindra, PKS, serta Demokrat memandang keadaan ekonomi sekarang ini tengah serta baik. Akan tetapi mereka masih pilih pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Tersebut fragmen pilihan parpol penilaian ekonomi tengah serta baik:

PKB

Jokowi-Ma’ruf 74,2%

Prabowo-Sandiaga 18,2%

Gerindra

Jokowi-Ma’ruf 9,2%

Prabowo-Sandiaga 75,8%

PDIP

Jokowi-Ma’ruf 93,1%

Prabowo-Sandiaga 2,7%

Golkar

Jokowi-Ma’ruf 69,8%

Prabowo-Sandiaga 26,4%

NasDem

Jokowi-Ma’ruf 80,0%

Prabowo-Sandiaga 16,0%

Garuda

Jokowi-Ma’ruf serta Prabowo-Sandiaga kosong (tidak ada hasil yang dipertunjukkan)

Berkarya

Baca Juga : Harga Ikan Murah Sampai Kesusahan Solar

Jokowi-Ma’ruf serta Prabowo-Sandiaga kosong (tidak ada hasil yang dipertunjukkan)

PKS

Jokowi-Ma’ruf 40,9%

Prabowo-Sandiaga 54,5%

Perindo

Jokowi-Ma’ruf 72,2%

Prabowo-Sandiaga 27,8%

PPP

Jokowi-Ma’ruf 51,5%

Prabowo-Sandiaga 39,3%

PSI

Jokowi-Ma’ruf serta Prabowo-Sandiaga kosong (tidak ada hasil yang dipertunjukkan)

PAN

Jokowi-Ma’ruf 50,0%

Prabowo-Sandiaga 46,2%

Hanura

Jokowi-Ma’ruf serta Prabowo-Sandiaga kosong (tidak ada hasil yang dipertunjukkan)

Demokrat

Jokowi-Ma’ruf 43,8% serta Prabowo-Sandiaga 48,1%

PBB

Jokowi-Ma’ruf serta Prabowo-Sandiaga kosong (tidak ada hasil yang dipertunjukkan)

PKPI

Jokowi-Ma’ruf serta Prabowo-Sandiaga kosong (tidak ada hasil yang dipertunjukkan)

Tidak jawab/Rahasia : Jokowi-Ma’ruf 48,7% serta Prabowo-Sandiaga 11,6%

Diluar itu, Ardian menyebutkan Prabowo-Sandiaga unggul dari Jokowi-Ma’ruf Amin di konstituen partai pengusungnya yang memandang ekonomi jelek. Ditambah dengan konstituen PKB, Golkar, Perindo, serta PPP yang disebut simpatisan Jokowi-Ma’ruf.

“Kelebihan Prabowo-Sandi paling besar dari Gerindra serta PKS. Di lain sisi, walau ada menjadi konstituen PDIP serta NasDem memandang ekonomi Indonesia sekarang ini jelek, mereka masih pilih Jokowi,” papar ia.

Tersebut pilihan parpol yang memandang ekonomi jelek:

PKB

Jokowi-Ma’ruf 43,8%

Prabowo-Sandiaga 50,0%

Gerindra

Jokowi-Ma’ruf 5,5%

Prabowo-Sandiaga 93,4%

PDIP

Jokowi-Ma’ruf 82,8%

Prabowo-Sandiaga 10,3%

Golkar

Jokowi-Ma’ruf 29,7%

Prabowo-Sandiaga 62,2%

NasDem

Jokowi-Ma’ruf 50,0%

Prabowo-Sandiaga 25,0%

Garuda

Jokowi-Ma’ruf serta Prabowo-Sandiaga kosong (tidak ada hasil yang dipertunjukkan)

Berkarya

Jokowi-Ma’ruf serta Prabowo-Sandiaga kosong (tidak ada hasil yang dipertunjukkan)

PKS

Jokowi-Ma’ruf 0,0%

Prabowo-Sandiaga 91,7%

Perindo

Jokowi-Ma’ruf 14,3%

Prabowo-Sandiaga 85,7%

PPP

Jokowi-Ma’ruf 33,3%

Prabowo-Sandiaga 58,3%

PSI

Jokowi-Ma’ruf serta Prabowo-Sandiaga kosong (tidak ada hasil yang dipertunjukkan)

PAN

Jokowi-Ma’ruf 25,0%

Prabowo-Sandiaga 75,0%

Hanura

Jokowi-Ma’ruf

Prabowo-Sandiaga kosong

Demokrat

Jokowi-Ma’ruf 18,2%

Prabowo-Sandiaga 72,0%

PBB

Jokowi-Ma’ruf serta Prabowo-Sandiaga kosong (tidak ada hasil yang dipertunjukkan)

PKPI

Jokowi-Ma’ruf serta Prabowo-Sandiaga kosong (tidak ada hasil yang dipertunjukkan)

Tidak jawab/rahasia: Jokowi-Ma’ruf 25,0% serta Prabowo-Sandiaga 44,5%

Survey LSI Denny JA itu dikerjakan pada 10-19 November 2018 di 32 propinsi memakai cara multistage acak sample dengan jumlahnya responden 1.200, lewat interviu tatap muka memakai quesioner.

Margin of error survey ini kurang-lebih 2,9 %. Survey ini diperlengkapi FGD serta analisa alat serta indepth interview.