Jokowi Cawapresnya Kiai, Cinta Santri, Waktu Anti Islam 

Jokowi Cawapresnya Kiai, Cinta Santri, Waktu Anti Islam

Jakarta – Ma’ruf Amin menyanggah rumor Joko Widodo (Jokowi) anti-Islam. Menurut Ma’ruf, pasangannya di Pemilihan presiden 2019 itu dapat dibuktikan cinta santri serta kiai.

“Tuturnya Pak Jokowi anti-Islam. Buktinya ia cinta santri. Benar apakah tidak? Bahkan juga ngangkat calon wakil presidennya kiai, santri. Waktu anti-Islam,” kata Ma’ruf saat hadir zikir bersama dengan di Masjid Syeikh Maulana Yusuf, Depok, Jawa Barat, Sabtu (12/1/2019).

Salah satunya contoh Jokowi cinta santri serta kiai, kata Ma’ruf, yakni penunjukan dianya menjadi calon wakil presiden. Diluar itu, Jokowi mengambil keputusan Hari Santri Nasional yang jatuh setiap 22 Oktober.

“Tahun 2015 lantas, 22 Oktober diputuskan menjadi Hari Santri Nasional. Siapa yang mengambil keputusan? Pak Presiden kita, Pak Jokowi. Alhamdulillah,” katanya.

Baca Juga : Tak Ada Ruang bagi Kelompok Radikal

Karenanya, menurut Ma’ruf, penduduk mesti siaga dengan rumor hoaks. Ia menjelaskan sekarang ini tengah berlangsung tsunami hoaks.

“Kita mesti mengawasi negara ini. Serta negara ini kita jagalah dari perpecahan. Saat ini kita alami tidak hanya tsunami air, kita pun tengah alami tsunami hoaks,” kata Ma’ruf.