Sandi-Dahnil Dilaporkan, BPN Perkiraan Polisi akan Hentikan Masalah 

Sandi-Dahnil Dilaporkan, BPN Perkiraan Polisi akan Hentikan Masalah

Jakarta – Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi meramalkan laporan eks kombatan GAM berkaitan pengakuan Sandiaga Uno serta Dahnil Anzar Simanjuntak akan di stop oleh Polda Aceh. BPN menyangka laporan itu akan di stop saat titel masalah pertama sebab dipandang unsur pidana tidak tercukupi.

“Jika merujuk pada info Pak Dahnil, feeling saya laporan itu akan diberhentikan saat titel masalah pertama sebab tidak penuhi unsur,” kata anggota Direktorat Hukum serta Advokasi BPN, Habiburokhman, pada, Selasa (26/2/2019).

Didapati, pada Senin (25/2), Sandi serta Dahnil dilaporkan ke Polda Aceh berkaitan pengakuannya masalah pemakaian tempat Prabowo Subianto oleh eks kombatan GAM. 11 eks kombatan GAM memandang pengakuan itu fitnah serta hoaks sebab terasa tidak sempat manfaatkan tempat HGU Prabowo di Aceh.

Masalah beda opini pada Sandiaga, Dahnil, serta eks kombatan, Habiburokhman menjelaskan peluang ke-2 pihak saling benar. Habiburokhman menjelaskan mungkin eks kombatan GAM yang disebut Sandiaga serta Dahnil memanglah bukan beberapa orang yang membuat laporan.

“Ini kan masalah tanah yang luas serta orang yang banyak. Mungkin Pak Dahnil benar, tapi yang melapor pun terasa benar. Bekas kombatan yang memberi info dapat beda. Tempat persisnya dapat juga beda,” tutur Habiburokhman.

Baca Juga : Apakah Saja yang Telah Dibuat Jokowi Gunakan Dana Desa

Lepas dari analisisnya, Habiburokhman mengemukakan, pihaknya siap melawan laporan itu.

“Kami siap saja hadapi laporan itu. Jika saya baca di alat, yang dimaksud Dahnil ia mendapatkan telephone dari pihak yang mengakui bekas kombatan, jika mereka manfaatkan tanah itu,” papar Habiburokhman.

Awal mulanya, Sandiaga sudah sempat menjelaskan tempat HGU Prabowo Subianto di Aceh digunakan oleh eks kombatan GAM. Hal tersebut dikatakan pada wartawan selesai acara dialog kewirausahaan OK OCE di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin (18/2).

Pengakuan Sandiaga lalu dipertegas Dahnil pada sore harinya di Alat Center BPN. Bahkan juga Dahnil mengakui sudah berkomunikasi dengan eks kombatan GAM, yang sedih pada pengakuan Jokowi masalah tempat yang dikuasai Prabowo, waktu debat calon presiden ke-2. Akan tetapi di lain sisi ada pula eks kombatan GAM menyanggah pengakuan Sandiaga serta Dahnil.