Tanggapi Survey Kompas, TKN Papar Peranan Ma’ruf ke Kepopuleran Jokowi

Tanggapi Survey Kompas, TKN Papar Peranan Ma’ruf ke Kepopuleran Jokowi

Jokowi serta Ma’ruf Amin (Photo: Rengga Sancaya) Jakarta – Team Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin memandang peranan Ma’ruf Amin menjadi calon wakil presiden mempunyai peran berarti buat kepopuleran Jokowi. Ma’ruf dipandang dapat mengawasi serangan beberapa pihak yang melemparkan kampanye hitam atas nama agama pada Jokowi.

“Rumor agama dapat diredam dengan kehadiran Abah Kiai Ma’ruf yang mempunyai otoritas keagamaan yang begitu kuat. Tim 02 tetap mengidentifikasi dianya menjadi pasangan hasil ijtimak ulama. Walau sebenarnya, ulama yang lebih otoritatif ya Abah Kiai Ma’ruf Amin ini,” kata jubir TKN Ace Hasan Syadzily pada wartawan, Jumat (22/3/2019).

Ace pun lihat suport NU serta grup Islam yang lain pada tim Jokowi lebih solid saat ditetapkannya Ma’ruf menjadi calon wakil presiden sebab peranannya menjadi Rais A’am PBNU saat diputuskan serta Ketua Umum MUI. Ma’ruf pun dipandang lebih unggul dari sisi pengalaman.

“Dari sisi pengalaman serta potensi pasti Abah Kiai Ma’ruf lebih unggul. Lihat saja pada debat yang ke-3, beliau begitu kompeten, kuasai permasalahan, serta dapat menuturkan visi serta misinya dengan baik,” tutur Ace.

Berkaitan dengan kelebihan Ma’ruf di kelompok umur pemilih yang lebih tua, Ace memandang sebab survey Kompas dikerjakan sebelum debat ke-3 pada Minggu (17/4) kemarin. Ma’ruf dalam debat dinilai dapat menggandeng nada pemilih muda sebab dipandang lebih visioner dari lawannya, Sandiaga Uno.

“Masalah pemilih muda, survey ini kan dikerjakan sebelum debat ke-3. Mungkin mereka belumlah lihat debat Pak Kiai Ma’ruf Amin yang malah lebih visioner dibanding dengan Sandi,” terangnya.

Awal mulanya, dalam survey Litbang Kompas, Sandiaga Uno lebih bertindak pada kepopuleran Prabowo Subianto dibandingkan Ma’ruf Amin ke Joko Widodo. Sekitar 89,7% responden simpatisan Jokowi mengatakan semakin meyakini pilih Jokowi yang berpasangan dengan Ma’ruf Amin. Selain itu, sekitar 92,6% responden simpatisan Prabowo mengakui meyakini pilih Prabowo sesudah berpasangan dengan Sandiaga.

Baca Juga : Terancam Tidak Maju ke DPR, Hanura Serang Survey Kompas

Di grup pemilih Prabowo-Sandi, sekitar 16,7% responden pilih sebab aspek Sandi. Sedang di grup pemilih Jokowi-Ma’ruf, pilihan yang didasarkan oleh aspek Ma’ruf Amin cuma 5,4%.

Survey diselenggarakan pada 22 Februari-5 Maret 2019 dengan menyertakan 2.000 responden yang diambil dengan acak memakai cara pencuplikan sistematis bertingkat di 34 propinsi Indonesia. Margin of error survey ini plus-minus 2,2 % dengan tingkat keyakinan 95%.