500 Masyarakat Baduy Dalam Pilih Golput di Pemilu

500 Masyarakat Baduy Dalam Pilih Golput di Pemilu

Lebak – Kira-kira 500 orang masyarakat Baduy Dalam pilih untuk tidak mencoblos atau golput di Pemilu 2019. Pilihan tidak mencoblos ini adalah ketentuan kebiasaan yang harus mesti dipatuhi.

Jaro Saija sebagai Kepala Desa Kanekes menjelaskan, ada 3 kampung yang tidak mencoblos sebab ketentuan kebiasaan. Yakni, Kampung Cibeo, Cikeusik serta Cikartawana yang jadi pemukiman spesial Baduy Dalam.

“Sangat geh (pula) seputar 500 jalmi (orang),” kata Saija waktu dihubungi detikcom di Lebak, Banten, Selasa (2/4/2019).

Saija memberikan, ketentuan jika Baduy Dalam tidak mencoblos laku sudah lama. Tetapi, ketentuan ini tidak laku pada masyarakat Baduy Luar.

“Dari dahulu kan begitu saja ‘lunang’. Lunang saja manakah saja yang menang memberi dukungan saja, silakan saja. Soalnya tidak bisa berpolitik jika orang dalam,” kata Saija.

Kepala Desa Kanekes Jaro Saija. (Photo: Bahtiar Rifa’i/detikcom)

Baduy Luar yang mempunyai ketentuan kebiasaan lebih longgar, memang diijinkan dengan kebiasaan untuk memastikan pilihan pada Pemilu 2019. Ada seputar 6.000an orang kata Saija yang akan memastikan pilihan serta sudah masuk DPT di 27 bilik nada yang disiapkan KPU.

Tetapi, walau masuk musim politik serta kampanye, di Baduy sendiri tidak diizinkan seseorang simpatisan calon presiden atau partai tersendiri lakukan kampanye. Kampanye dilarang sebab dipandang dapat memecah iris antar masyarakat Baduy pada umumnya.

Baca Juga: Polri Meminta Penduduk Tidak Takut Kunjungi TPS 17 April Kelak

“Di Baduy selalu jelas saja, kampanye juga tidak bisa. Terkadang itu jadikan pecah iris. Orang Baduy ketetapan (milih) di kobong (bilik nada),” katanya.

Baduy Dalam serta Luar sendiri memang mempunyai ketidaksamaan. Walau saling dimaksud Orang Kanekes serta ditata satu ketetapan kebiasaan, ada ketidaksamaan fundamental antar kedua-duanya. Ciri Baduy Dalam yang mencolok ialah ikat kepala berwarna putih yang dilarang digunakan oleh Baduy Luar. Mereka pula dilarang kenakan alas kaki serta memakai kendaraan bermotor waktu melancong.

Untuk periode kesempatan ini, Pemilu akan dikerjakan di hari Rabu, 17 April 2019. Pemilu akan dikerjakan dengan serentak pada Pileg serta Pemilihan presiden.