Fadli Turut Pagari Baliho Prabowo-Sandi 

Fadli Turut Pagari Baliho Prabowo-Sandi

Jakarta – Fadli Zon ‘pasang badan’ berkaitan usaha penurunan baliho berisi klaim kemenangan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Anggota Dewan Pengarah Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) itu ikut masuk dengan massa yang menampik pencopotan baliho.

Usaha penurunan baliho Prabowo-Sandiaga itu dikerjakan oleh Satpol PP dibantu pihak kepolisian semenjak Senin (29/4/2019) siang. Tetapi usaha aparat itu tidak diterima serta dihalangi relawan sampai berbuntut beradu mulut.

Usaha pencopotan selalu dikerjakan sampai malam hari. Tapi relawan selalu banyak yang datang serta baliho juga tidak berhasil dicabut.

Bahkan juga grup yang menyebut dianya Relawan Satria Militan Prabowo-Sandi itu membangun posko persis dibawah baliho besar itu, di pintu masuk Perumahan Limus Pratama, Jl Narogong Raya, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/4/2019) siang. Massa yang mengenakan seragam putih-krem serta yang tidak seakan ‘memagari’ baliho.

Tindakan beberapa relawan itu juga memperoleh suport penuh dari Fadli Zon. Waketum Gerindra itu mendatangi tempat baliho Prabowo-Sandiaga yang akan di turunkan Satpol PP.

Dengan menggunakan jaket loreng, Fadli mengemukakan orasi di muka beberapa relawan. Ia menyatakan pemasangan baliho itu adalah suatu yang konstitusional.

“Saya duga tidak ada permasalahan, semua konstitusional, serta itu inspirasi warga saya duga menempatkan baliho. Serta di lain tempat, ada hal sama pada paslon lain tapi tidak di turunkan. Ya itu tunjukkan hukum diperlakukan dengan tidak adil,” kata Fadli.

Wakil Ketua DPR Bagian Politik, Hukum, serta Keamanan ini mengemukakan perkataan terima kasihnya atas keterlibatan politik masyarakat Cileungsi. Ditambah lagi Prabowo-Sandiaga menang mutlak di kecamatan itu.

“Masyarakat Cileungsi, terima kasih, yang menjaga hak kita, ditambah lagi Pak Prabowo serta Sandi menang dengan cukuplah mutlak di Cileungsi serta Kabupaten Bogor, serta Jawa Barat. Serta insyaallah di semua Indonesia. Silahkan kita kawal suara rakyat supaya tidak dicurangi. Kita ingin penentuan adil dan jujur,” tutur ia.

Fadli membuka hasil rapat Pemkab Bogor yang melarang penurunan baliho. Diluar itu, Fadli mengemukakan perkataan terima kasih atas keterlibatan politik masyarakat Cileungsi.

“Barusan pagi ada juga rapat di Pemkab Bogor, itu menyatakan kembali tidak bisa baliho ini di turunkan oleh aparat, ini inspirasi warga Cileungsi terutamanya yang sudah memenangi Prabowo-Sandi serta jelas hak mengemukakan perkataan terima kasih begitupun di Kabupaten Bogor, di Jawa Barat, serta di semua Indonesia. Saya duga ini jadi ide buat kita untuk mengatakan perkataan yang sama pada semua warga yang sudah memakai hak pilih untuk Prabowo Subianto serta Pak Sandi di semua Indonesia,” papar ia.

Fadli lalu bicara mengenai keadilan serta penegakan hukum. Jangan pernah, menurut Fadli, malah membuat kerusuhan di dalam warga.

Baca Juga : Demokrat Ramah ke Konsolidasi Jokowi Semenjak Dahulu

“Yang sangat penting yang ingin menegakkan hukum harus tahu apa yang ditegakkan. Jangan pernah menantang kehendak warga, ditambah lagi warga saat ini melek hukum. Mereka mengetahui manakah yang bisa manakah yang tidak, manakah yang aman serta tidak aman. Kan tidak ada permasalahan dengan ini. Malah kehadiran mereka yang membuat permasalahan, serta ini malah menggelisahkan. Merekalah yang hadir menggelisahkan, jadi saya duga jangan sampai menantang kehendak rakyat,” tutur ia.

Selain itu, Kapolres Kabupaten Bogor AKBP Andi M Dicky mengatakan usaha penertiban pada baliho itu adalah domain Satpol PP. Polisi ada di tempat cuma untuk lakukan back up.

“Itu domain Satpol PP untuk menegakkan Perda Ketertiban Umum berkaitan iklan yang tidak berizin, ditambah lagi iklan yang masih tetap bau pemilu yang hasilnya perhitungan resminya dari KPU. Polri serta TNI cuma lakukan back up perlindungan supaya kondisi aman,” papar Dicky saat diminta konfirmasi dengan terpisah.