Jauh Dalam Hati, Neymar Menyesal Tinggalkan Barcelona 

Jauh Dalam Hati, Neymar Menyesal Tinggalkan Barcelona

Jakarta – Neymar belum sukses bawa Paris Saint-Germain berkompetisi di papan atas pertandingan Eropa. Rivaldo meyakini jauh dalam hati, Neymar menyesal tinggalkan Blaugrana.

Neymar tinggalkan Barcelona diakhir musim 2016/2017. Dua musim bersama dengan PSG, pemain termahal di dunia ini baru dapat memenangkan pertandingan domestik: dua gelar Ligue 1 serta semasing satu gelar Piala Prancis, Piala Liga Prancis, serta Piala Super Prancis.

Di Liga Champions, pemain 27 tahun ini tidak dapat bawa PSG melalui set 16 besar di dua musim paling akhir ini. Barcelona sendiri memang tidak juara di periode yang sama, tetapi masih mengukir hasil lebih baik dengan sampai perempatfinal serta semi final.

Neymar dapat disebut akan punyai peluang semakin besar untuk memenangkan Liga Champions bila bertahan di Barcelona, mengingat dia ada di scuad yang begitu memiliki pengalaman di pertandingan dengan Lionel Messi serta Luis Suare di dalamnya. Dia bahkan juga telah rasakan treble pada musim 2014/2015 yang lalu.

Baca Juga : Kondisi Bale di Madrid Seperti Opera Sabun

“Jelas ia membuat kekeliruan tinggalkan Barca. Jika Anda bicara dengan Neymar masalah ini, atau mungkin dengan ayahnya atau keluarganya, mereka akan memberitahu Anda jika ia tidak menyesal,” kata Rivaldo pada betfair diambil AS.

“Tetapi jauh dalam hati, ia sebenarnya menyesal. Barcelona itu Barcelona. Neymar itu pemain level Barca,” imbuhnya.