Di Bawah Intimidasi Pemecatan Setiap saat, Simon Relaks 

Di Bawah Intimidasi Pemecatan Setiap saat, Simon Relaks

Jakarta – Walau PSSI tidak melepas Simon McMenemy dari Tim nasional Indonesia, tetapi tempatnya diberitakan tidak aman. Bagaimana Simon meresponsnya?

Tempat Simon di Tim nasional Indonesia sempat digoyang sesudah Merah Putih dikandaskan Malaysia serta Thailand pada dua laga awal set group Kwalifikasi Piala Dunia 2022. Tragisnya, pertandingan itu dilaksanakan di Stadion Penting Gelanggang olahraga Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Serta, beberapa nama substitusinya sempat ada. Diantaranya, pelatih Tira Persikabo, Rahmad Darmawan.

PSSI memberi respon kemauan warga itu dengan menjaga Simon jadi pelatih Tim nasional. Sekarang, Scuad Merah Putih bersama dengan Simon ke arah Dubai untuk hadapi kelanjutan Kwalifikasi Piala Dunia 2022 hadapi Uni Emirat Arab (UEA).

Tetapi, pertaruhan dianya dicabut dari Tim nasional Indonesia tidak surut. Disebut, hasil laga dengan UEA akan jadi penentu kebersamaan Simon dengan Tim nasional.

“Saya tetap dalam sorotan. Apa waktu saya sedang kalah atau menang, waktu saya pilih untuk menempatkan Andritany (Ardhiyasa), memangil Wawan (Hendrawan) tentu tetap menjadi perhatian,” tutur Simon selesai latihan di Stadion Penting Gelanggang olahraga Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

“Saya tidak dapat membuat kebanyakan orang suka. Jika saya coba membuat kebanyakan orang suka mungkin saya tidak dapat tidur,” kata Simon memberikan tambahan.

Simon mengaku jadi pelatih ia tetap dituntut untuk bawa teamnya menang. Itu telah jadi efek dari pekerjannya.

“Pelatih tidak dapat merintih sebab supporter Indonesia ingin tetap menang, meskipun rivalnya Brasil, tentu kami masih dituntut untuk menang. Bukan dalam pengertian ini adil, tapi ini sisi dari pekerjaan,” kata Simon.

Oleh karenanya, ia tidak ingin pikirkan masalah waktu depannya di Tim nasional. Pelatih dari Skotlandia itu pilih konsentrasi mempersiapkan teamnya menantang UEA.

“Saya optimis kami akan bersaing waktu menantang UEA. Itu (hari esok di Tim nasional Indonesia) bukan sisi saya untuk memutuskannya,” kata Simon memberikan tambahan.