Pioli Bukan Satu Perjudian Milan

Pioli Bukan Satu Perjudian Milan

Jakarta – Paolo Maldini mengaku gagasan AC Milan dengan Marco Giampaolo tidak berjalan sesuai dengan prediksi. Tetapi dia memperjelas pemilihan Stefano Pioli bukan coba-coba.

Milan melepas Giampaolo sesudah cuma tujuh minggu di Liga Italia musim ini. Bekas pelatih Sampdoria itu cuma dapat bawa Rossoneri menempati tempat 13 dalam periode ini, menuai tiga kemenangan serta 4x kalah.

Selesai mengeluarkan Giampaolo, Milan menginformasikan pengangkatan Pioli. Bekas pelatih Inter Milan ini dikontrak sampai 2021.

Pioli dua musim paling akhir memoles Fiorentina. Dia bawa La Viola finish di tempat delapan pada musim 2017/2018, tetapi selanjutnya perform team turun musim selanjutnya.

Sampai 31 minggu, Fiorentina masih ada di tempat 10 serta baru menyusun tujuh laga tanpa ada kemenangan (4 seimbang, 3 kalah) waktu itu. Dia juga dikeluarkan lalu diganti Vincenzo Montella.

Bersama dengan Inter, catatannya tidak keren. Dari 27 laga, Pioli memperoleh 14 kemenangan serta 10 kali kalah.

Jadi Direktur Tehnik Milan, Paolo Maldini memperjelas Pioli bukan perjudian. Dia yakin pelatih 53 tahun itu dapat mengubah nasib Milan di tersisa musim ini. Pada saat yang sama, dia menerangkan kondisi dengan Giampaolo.

“Pioli bukan satu perjudian. Kami ingin jadi tim yang mencolok pada musim ini, kami belum ingin mencoret musim ini,” papar Maldini diambil Football Italia.

“Saya mengucapkan terima kasih atas Giampaolo atas profesionalismenya. Tiga bulan kemarin kita di sini membicarakannya, tetapi itu ialah pilihan bersama-sama dan telah diperhitungkan.”

“Jika kita mundur ke waktu itu, ia ialah pilihan yang pas untuk satu team muda, tetapi ya memang nyatanya inspirasi ini tidak kerja. Saya bela ketetapan pilih Giampaolo sebab itu hal yang benar untuk dikerjakan.”

“Kami masih punyai 31 laga . Kami masih dapat mengubah kondisi. Kami tidak ingin harus menanti untuk jadi bersaing dalam periode 10 tahun ke depan,” imbuhnya.